DepanProfilKontak
arrow ruangpengendali
spacer kodeadmin
spacer
spacer katakunci
spacer
spacer lupakatakunci
spacer daftarbaru

Album Arsip Desain Donlot Produk Profil Kontak




Menjaga Lidah

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar



Firman Alloh subhanahu wa ta'ala:

"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Alloh dan katakanlah perkataan yang benar."
(QS. Al Ahzab, 033:070)



Rosululloh shollallohu 'alaihi wassalam bersabda:

"Siapa yang beriman kepada Alloh dan hari akhir, maka hendaklah ia mengatakan yang baik atau diam."
(HR. Bukhari dan Muslim)



Kualitas seseorang bisa terlihat dari kemampuan menjaga lidahnya. Sebaik-baik perkataan adalah perkataan yang sanggup mengatakan kebenaran dan ketika Rosululloh shollallohu 'alaihi wassalam ditanya akhlaqnya, beliau menjawab bahwa akhlaq beliau adalah Al Qur'an. Rosul termasuk orang yang jarang berbicara tetapi sekali berbicara bisa dipastikan kebenarannya.

Shaum Ramadhan bukan hanya shaum/puasa perut, tetapi juga puasa untuk lidah. Ada 5 jenis orang yang dapat dinilai kualitasnya hanya dengan melihat karakteristiknya dalam berbicara, yaitu:

1. Orang yang berkualitas tinggi dalam berbicara.

Yaitu mereka yang dalam tiap tutur katanya syarat dengan hikmah, ide, gagasan, solusi, ilmu dan dzikir. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh dirinya sendiri dan orang yang diajak bicara.

2. Orang yang biasa-biasa saja dalam berbicara.

Adalah mereka yang hanya sibuk menceritakan peristiwa-peristiwa (rumpi). Kita tidak dilarang menceritakan peristiwa-peristiwa tapi hal tersebut harus ada manfaatnya.

3. Orang yang rendahan dalam berbicara.

Manakala ia kerjanya hanya selalu mengeluh, mencela dan menghina orang lain/sesuatu yang tidak dapat ia dapat kerjakan.

4. Orang yang dangkal dalam berbicara.

Orang tersebut selalu sibuk menyebutkan tentang dirinya dan juga jasanya.

5. Orang yang kosong dari harga diri.

Hanya mau dihargai, tapi tak pernah menghargai orang lain. Ibarat gelas bolong, ia hanya mau terus diisi dan tak pernah puas untuk terus diisi.

Menceritakan keburukan orang lain atau juga disebut ghibah, merupakan dosa besar dan tak dapat diampuni, sebelum dihalalkan atau dimaafkan oleh orang yang dibicarakan. Dan bila orang yang dibicarakan sudah meninggal maka kita harus bertaubat dan berniat untuk tidak mengulanginya lagi serta do'akan akan kebaikan buat orang tersebut dan juga bicarakan tentang kebaikannya.

Kita tidak bisa memaksakan orang lain sesuai dengan keinginan kita, tapi kita bisa memaksakan diri kita untuk melakukan yang terbaik dalam menyikapi sikap orang lain. Janganlah menghina, merendahkan, dan meremehkan orang yang suka berbicara tidak baik kepada kita. Mudah-mudahan kita bisa memiliki keterampilan yang lebih tinggi lagi untuk menjaga lisan kita, makin banyak bicara, makin banyak peluang untuk tergelincir lidah kita dan akan menjadi dosa, juga kehormatan kita akan runtuh.

Wallohu'alam bish showab.


Djogja, Sunday, October 09, 2005 | @ 04:19 am
12 Maret 2008
Sedang mempersiapkan diri untuk pindah rumah maya... mohon do'anya ^_^

Nama :
Blog   :
Pesan :
:) :( :D :p :(( :)) :x

"KITA jarang untuk bersedekah, padahal harta itulah yang akan menolong kita kelak. Kita jarang untuk berbuat baik, padahal kita sama-sama tahu akan ada imbalan dari-Nya nanti. Kita jarang menolong teman dan tetangga dekat, padahal merekalah yang bisa kita minta bantuannya di kala susah."
(Irfan Toni Herlambang)


"MASALAH kebanyakan orang adalah bahwa mereka berpikir dengan harapan atau rasa takut atau keinginan mereka, ketimbang dengan pemikiran mereka."
(Will Durrent)


"SEORANG idealis percaya bahwa jangka pendek tak patut diperhitungkan. Seorang sinis percaya bahwa jangka panjang tak berarti apa-apa. Seorang realis percaya bahwa apa yang dilakukan atau tak dilakukan dalam jangan pendek akan menentukan jangka panjang."
(Sydney J. Harris)


"KEBAHAGIAAN bukanlah sesuatu yang kau alami, tapi sesuatu yang kau kenang."
(Oscar Levant)


"LEBIH baik menangis dengan orang-orang bijak daripada tertawa dengan orang-orang yang bodoh."
(Peribahasa Spanyol)


"KATAKANLAH kepada saya tentang sahabat anda, dan akan saya katakan siapa anda sebenarnya."
(Cervantes)


"ORANG bijak yang berkarib dengan orang jahat akan menjadi bodoh. Seorang anjing yng bertualang dengan orang baik akan berakal budi."
(Peribahasa Arab)


"RUMUS hubungan baik : Anggap semua kekacauan sebagai ujian, tapi jangan anggap ujian seolah-olah hal yang mengacaukan."
(Quentin Crisp)


"JANGAN pernah melupakan kawan lama, sebab kawan baru tak ada sebanding dengannya."
(Apocrypha)


"HIDUP itu lucu. Kalau kita menolak menerima sesuatu, maka ia akan sering mendatangi."
(W. Somerset Maugham)




ARS PERSONAL WEBLOG v4.0
ARS Yahoo! Messenger: golden_pen007
hits
Tamu Online :
Anda adalah tamu ke : sejak 20 Juni 2005

Blogdrive - Free Blog Site
 
Copyright © ARS Creations, 2004-
Made in Djogja, Rajab 1426 H / August 2005 M.