DepanProfilKontak
arrow ruangpengendali
spacer kodeadmin
spacer
spacer katakunci
spacer
spacer lupakatakunci
spacer daftarbaru

Album Arsip Desain Donlot Produk Profil Kontak




Prinsip Pokok Zakat Fitrah

"Rosululloh shollallohu 'alaihi wassalam telah mewajibkan zakat fitrah bagi orang merdeka dan hamba sahaya, laki-laki dan perempuan, anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar (zakat fitrah tersebut) ditunaikan sebelum orang-orang melakukan sholat 'Ied (Hari Raya)."
(Muttafaq 'Alaih)

Well guys, konon katanya beberapa hari lagi nih Ramadhan bakal usai. Tentu ada berbagai tanggapan yang berbeda seputar hal ini. Ada yang merasa puas coz yakin amal ibadahnya udah numpuk cukup banyak. Ada juga yang bahagia sekaleee soale bentar lagi bisa balas dendam deh puas-puasin makan apa aja en kapan aja. Tapi, yang paling beruntung adalah mereka yang sedih dan merindukan seolah mengharapkan nuansa Ramadhan dapat dinikmati setiap bulan.

Apapun tanggapan kamu, yang jelas ada satu kewajiban lagi yang kudu kita kerjain. Kewajiban yang pada dasarnya akan memberikan efek balik ke kita berupa kesucian, keberkahan dan keselamatan. Itulah pintu yang disediakan melalui zakat fitrah. So, coba deh yuk kita simak prinsip apa aja sih yang musti kita tahu seputar zakat fitrah ini. Yuk simak yuk... Angel

1. Takaran Zakat Fitrah

Setiap muslim wajib membayar zakat fitrah untuk dirinya dan orang yang dalam tanggungannya sebanyak satu sha' (+3kg) dari bahan makanan pokok yang berlaku umum di daerahnya. Zakat tersebut wajib baginya jika masih memiliki sisa makanan untuk diri dan keluarganya selama sehari semalam.

So, kalo makanan yang biasa kita makan adalah nasi (beras), maka zakat yang kudu kita keluarin adalah dalam bentuk beras sebanyak +3kg. Tapi sangat diutamakan supaya zakat tersebut udah diolah terlebih dahulu, supaya fakir miskin yang bakal nerima zakat dari kita ga perlu repot-repot menanak terlebih dahulu.

Hal ini ga lain supaya mereka dapat menikmati zakat tersebut tepat di Hari Raya seperti kita. Hari kemenangan bagi semua umat muslim. Kalo kita kasih mereka dalam bentuk beras, bisa jadi mereka ga punya minyak untuk masak, atawa ga sempet masak karena kudu ngerjain ini-itu. So, jauh lebih baik kan kita permudah keadaan mereka? Tapi, jangan cuma nasi doang dong... kebangetan banget sih... tambahin kek lauknya dikit... Ckckck

2. Waktu Mengeluarkannya

Waktu yang paling utama mengeluarkan zakat fitrah adalah sebelum sholat 'Ied, boleh sehari ato dua hari sebelumnya. Tapi inget, jangan ampe lewat dari sholat 'Ied lho, apalagi udah lewat lebaran! Coz, seperti yang udah saya bilang di atas, pada prinsipnya zakat fitrah itu kan dikeluarin bagi fakir miskin supaya mereka juga dapat merasakan kebahagiaan seperti layaknya kita di Hari Raya itu.

"Barangsiapa yang mengeluarkannya sebelum shalat 'Ied,
maka zakatnya diterima, dan barang siapa yang membayarkannya
setelah shalat 'Ied maka ia adalah sedekah biasa."

(HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Plus, ada satu catatan tambahan nih! Limit atawa batas waktu  seseorang dikenakan wajib zakat adalah sampe terbenamnya matahari di malam 'Ied. So, barangsiapa yang meninggal atau mendapat kesulitan (tidak memiliki sisa makanan bagi diri dan keluarganya) sebelum terbenamnya matahari, maka dia tidak wajib membayar zakat fitrah. Tetapi jika ia mengalaminya seusai terbenam matahari, maka ia wajib membayarkannya (sebab ia belum terlepas dari tanggungan membayar fitrah).

3. Tidak Boleh Diganti dengan Nilai Nominalnya

Nah ini yang biasanya dikerjain kebanyakan dari umat Islam di Indonesia. Emang dasar udah sifat kali ye ga mau repot barang sedikit, jadi sewaktu zakat daripada susah-susah beli beras apalagi masak, mending kasih uang aje ke BAZIS. Tapi, sebenernya berdasarkan hadits dari Abu Said Al Khudhri menyatakan bahwa zakat fitrah adalah dari lima (5) jenis makanan pokok (Muttafaq 'Alaih). Dan inilah pendapat jumhur ulama.

So, inilah yang jadi dalil jumhur ulama melarang mengeluarkan zakat fitrah dengan uang. Soale, kalo emang diperbolehkan, tentu dari jaman dulu Nabi shollallohu 'alaihi wassalam juga udah bilang kan?? Lha wong di jaman Nabi aja udah ada uang, tapi kenapa Beliau ga pernah bilang memperbolehkan zakat pake uang hayou...? Asal tau aje ye... yang ngebolehin zakat fitrah pake uang itu cuma dari mazhab Hanafi. Tapi, aye sih positive thinking aje deh maybe di jamannya Imam Hanafi ada satu sebab sehingga beliau rahimahullah sampe bisa bikin fatwa seperti itu. Tapi basicly, hukum yang paling kuat adalah perintah Nabi langsung yang melarang mengeluarkan zakat fitrah dalam bentuk uang.

Oke deh..., gitu aja dulu yang bisa dikasih untuk saat ini. Lho, kok masih bengong?! Ayo buruan sana masak!!! Nyengir


Djogja, Sunday, October 30, 2005 | @ 06:31 am
12 Maret 2008
Sedang mempersiapkan diri untuk pindah rumah maya... mohon do'anya ^_^

Nama :
Blog   :
Pesan :
:) :( :D :p :(( :)) :x

"KITA jarang untuk bersedekah, padahal harta itulah yang akan menolong kita kelak. Kita jarang untuk berbuat baik, padahal kita sama-sama tahu akan ada imbalan dari-Nya nanti. Kita jarang menolong teman dan tetangga dekat, padahal merekalah yang bisa kita minta bantuannya di kala susah."
(Irfan Toni Herlambang)


"MASALAH kebanyakan orang adalah bahwa mereka berpikir dengan harapan atau rasa takut atau keinginan mereka, ketimbang dengan pemikiran mereka."
(Will Durrent)


"SEORANG idealis percaya bahwa jangka pendek tak patut diperhitungkan. Seorang sinis percaya bahwa jangka panjang tak berarti apa-apa. Seorang realis percaya bahwa apa yang dilakukan atau tak dilakukan dalam jangan pendek akan menentukan jangka panjang."
(Sydney J. Harris)


"KEBAHAGIAAN bukanlah sesuatu yang kau alami, tapi sesuatu yang kau kenang."
(Oscar Levant)


"LEBIH baik menangis dengan orang-orang bijak daripada tertawa dengan orang-orang yang bodoh."
(Peribahasa Spanyol)


"KATAKANLAH kepada saya tentang sahabat anda, dan akan saya katakan siapa anda sebenarnya."
(Cervantes)


"ORANG bijak yang berkarib dengan orang jahat akan menjadi bodoh. Seorang anjing yng bertualang dengan orang baik akan berakal budi."
(Peribahasa Arab)


"RUMUS hubungan baik : Anggap semua kekacauan sebagai ujian, tapi jangan anggap ujian seolah-olah hal yang mengacaukan."
(Quentin Crisp)


"JANGAN pernah melupakan kawan lama, sebab kawan baru tak ada sebanding dengannya."
(Apocrypha)


"HIDUP itu lucu. Kalau kita menolak menerima sesuatu, maka ia akan sering mendatangi."
(W. Somerset Maugham)




ARS PERSONAL WEBLOG v4.0
ARS Yahoo! Messenger: golden_pen007
hits
Tamu Online :
Anda adalah tamu ke : sejak 20 Juni 2005

Blogdrive - Free Blog Site
 
Copyright © ARS Creations, 2004-
Made in Djogja, Rajab 1426 H / August 2005 M.